Cheklist

Tempat
□ Tempat pemberkatan : HKBP
□ Tempat adat (plus resepsi)  : Wisma Angkola, Ayahanda

Makanan
□ Catering adat (plus resepsi) : *serahkan ke si amangboru :D*

Dekorasi
□ Gereja, Pelaminan, Gedung : *belom*

Salon / make up / hair do
□ Mempelai wanita (dan keluarga) : *belom banget* 😦
Busana
□ Martumpol: Mira Kebaya
□ Kebaya pemberkatan + adat: Mira Kebaya
□ Seragam handai taulan: *belom*

Mobil pengantin
□ Mobil mempelai: *belom*

Dokumentasi
□ Foto pre wedding: JDV Indo
□ Foto liputan: *belom*
□ Video liputan: *sama juga belom*

Kartu undangan
□ Kartu undangan : *belom cyin*
Souvenir
□ Souvenir adat: *belom*

Catatan Sipil
□ Daftar berkas: *belom*
□ Penataran: *belom*

Lain – lain
□ Cincin: Toko Paris, Cikini
□ Buku tamu  PS dan Do it Yourself

Gilaakkk banyak banget yang belom. Hiks mamihhh.. 

Advertisements

Protected: Engagement Photo Session..

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Enter your password to view comments.

Super duper late update!

*sungkem dulu ah biar ga dimarahin pembaca*

*pede abis ada yang baca ini blog*

Hahaha.

Yap, it’s been almost four months since my last post. Gaaahh where the hell have I been? Have I been married and have two gorgeous kids? Of course. Not. Or has the wedding been cancelled? Gosh, please no.

Well well well.. It’s quite right. My wedding is postponed. I supposed to marry the super annoying yet lovable and uyel-uyelable at July 6th. But we decided to postpone it. Why, you may ask. It’s because, as I told you, boyfriend passed his D4 exam. It means he got back to shool again in Jakarta. 

You know lah, as student he cant get a leave just like when he’s still an employee. It means we have to match the wedding date with his school holiday schedule. Like whatever! I mean, parts of me thankful cause it means I get additional time to prepare this wedding. On the other hand, I just cant wait no more. Hahaha. Gak tahan bookk.

Dan jadinya semua persiapan harus dimulai kayak awal lagi. Musti nyari gedung lagi. Karena oh karena tentu saja gedung yang sudah kami booked tidak bisa dipakai untuk tanggal yang kami inginkan. (Later we found out, my friend from hi-school gonna get married in that very building. It’s life funny or whatever.) Jadilah sang amang boru harus nyari gedung lagi supaya cucok sama tanggal baru (which is 19 October, btw. Yeah, save the date, please :D). I think it’s been a month that we got new building. Which is perfect for me and him. 

Why, you ask again, oh you kepo little bride-to-be 😛 Gedung yang baru ini di Wisma Angkola. Letaknya deket sama sekolahan kami dulu. Maklum, saya dan si patjar memang kenal karena dipersatukan di SMA yang paporit ituh. Jadi, ya saya senang aja bisa dapat gedung yang dekat dengan tempat bersejarah kami. Lalu lalu, gerejanya sang patjar alias sang swamih juga deket banget dari gedung. Jadi, ya saya bisa menjalani pemberkatan di gereja itu deh. Perfecto, kan? Bilang iya dong. Pwease.

Vendor Gedung

Wisma Angkola

Jalan Cangkir No. 8 Ayahanda, Medan

 

Jadi di situlah saya dan si calon swamih akan diadatkan alias dinikahkan ala-ala Batak gituh. Bannyak banget sihh yang bisa di-update dari rencana nikahan saya dan dia. Nantikan di post berikutnya yah. Jangan ke mana-mana. *borgol tangannya*